Dawet Ayu Kang Jamil, Segar & Wanginya Membuat Ketagihan

Banjarnegara memiliki senjata ampuh untuk dikenal nusantara bahkan dunia dengan salah satu kuliner andalan Dawet Ayu Banjarnegara. "Siapa yang tidak tahu dengan Dawet Ayu?" barangkali kalimat tanya tersebut cukup merepresentasikan betapa terkenalnya dawet ayu, bahkan ketika orang asli Banjarnegara yang sedang merantau kemudian diberi pertanyaan dengan pertanyaan darimana asal Anda, dan dijawab; Banjarnegara, Belum tentu penanya paham dimana lokasi Kabupaten Banjarnegara, Tapi ketika disusul jawaban dengan kata pancingan Dawet Ayu, maka kemungkinan besar penanya akan tahu minuman bernama Dawet Ayu.

Asal Nama Dawet Ayu Banjarnegara?


Ada beberapa versi yang menyebutkan asal nama Dawet Ayu Banjarnegara, diantaranya adalah; berdasarkan cerita turun-temurun di Masyarakat, dahulu sebuah keluarga berjualan dawet sejak awal abad ke-20 dan pada Generasi ketiga pedagang itu adalah seorang perempuan yang terkenal karena kecantikannya (Ayu), maka mulai disebutlah Dawet Ayu Banjarnegara. Versi lainnya menyebutkan Dawet Ayu Banjarnegara menjadi terkenal dari lagu yang diciptakan seniman Banjarnegara bernama Bono berjudul ”Dawet Ayu Banjarnegara” yang kemudian dipopulerkan kembali oleh Grup Seni Calung dan Lawak Banyumas Peang Penjol yang terkenal di Karesidenan Banyumas pada era 1970-1980-an.

Lirik Lagu Dawet Ayu Banjarnegara


Dawet Ayu Banjarnegara sudah banyak tersebar di kota-kota di Indonesia, Penjualnya tidak selalu orang asli dari Banjarnegara. salah satu cara untuk mengetahui si penjual adalah benar-benar berasal dari Banjarnegara biasanya ditanya dengan tahu atau tidak si Penjual dengan lirik lagu Dawet Ayu Banjarnegara.
Kakang-kakang pada plesir - (maring ngendi ya yi)
Tuku dawet dawete Banjarnegara
Seger anyes legi - (apa iya)
Dawet ayu dawete Banjarnegara
Sida apa ora, tuku dhawet ayu
Dawet Banjarnegara segere rasane
Es... campurane krenyes duh rasane
Ora baen-baen segere dicampur duren


Dawet Ayu Kang Jamil

di Banjarnegara kamu bisa dengan gampang menemukan tempat-tempat berjualan Dawet Ayu, tidak lengkap jika kamu berkunjung ke Banjarnegara tanpa mencicipi Dawet Ayu langsung di kota Asalnya.
Salah satu warung Dawet Ayu yang patut kamu coba adalah Dawet Ayu Kang Jamil, tidak jauh dari Bendungan Besar Jenderal Soedirman, terletak di barat daya perempatan Tapen tepatnya di sebelah kanan Jl Raya Tapen. Dilihat dari luar dengan Warung yang sangat sederhana, tapi akan terabaikan ketika Kamu mencoba kesegaran Dawet Ayunya. Santan yang kental, cendol yang legit, dan aroma durian yang dicampurkan ke dalam gula merah (gula jawa) yang telah dicairkan akan membawamu kedalam nikmat kesegaran Es Dawet Ayu khas Banjarnegara yang dibuat kang Jamil. Jangan cemas, bagi yang tidak suka durian Pak Jamil juga menyediakan gula merah tanpa durian. Dawet ayu kang Jamil dibanderol dengan harga Rp. 5.000/ Gelas.

Setiap harinya Pak Jamil yang berasal dari Desa Tribuana, Kecamatan Punggelan ini memulai aktifitas berjualan pada pukul 09.00 pagi, jika sedang musim kemarau kamu harus siap kecewa jika datang terlalu sore karena biasanya pada jam 2 siang Dawet Ayu yang Beliau jual sudah habis. Apalagi ketika musim libur panjang Beliau akan kebanjiran pembeli akibat orang-orang Banjarnegara yang merantau sedang pulang kampung dan banyak pendatang yang sedang berlibur di Banjarnegara. ketika musim penghujan biasanya sampai sore jam 5 dawet ayunya baru habis,~ tutur Kang Jamil.

No comments:

Post a Comment